Le Voyage de la Vie

Posts Tagged ‘ITB

Navigacity adalah sebuah kompetisi yang merupakan salah satu rangkaian acara Geopoint 2012 yang diadakan anak Geodesi ITB. Kompetisinya sendiri adalah kompetisi navigasi dimana peserta harus memecahkan clue berupa koordinat yang diberikan panitia dan menuju ke tempatnya. Ada games juga di tempat-tempat tujuan. Clue dikasih tiap satu jam lewat radio. Satu tim harus ada satu mobil dengan anggota 2-5 orang. Me and the girls ikut lomba ini atas dasar keinginan jalan-jalan dan bertualang bersama 😀 Timnya hampir sama lah kayak pas ikut CPDC di UI Maret lalu, tapi plus neng Anissa alias Anur :mrgreen:

Lombanya dimulai dari pagi. Kami dapat nomor kelompok A3. Dapat stiker gede dengan nomor kelompok yang ditempel di kanan-kiri mobil SX4 Ilma. Yang jadi driver tentu Ilma, cuma mbak ini yang bisa nyetir 😆 Navigator utamanya tentu yang rang Bandung, Dewi *eh aslinya Cimahi sih*, kalo Anur mah bukan orang Bandung tapi orang Dago 😛 Nonop kebagian mencatat koordinat, Anur ngitung, dan aku ngeplot di peta.

Tujuan pertama adalah Tahura, Dago Pakar. Waktu clue keluar kami lagi isi bensin di Dipati Ukur jaid langsung wusss cabut kesana. Disana ada dua games, makan roti dan cari gantungan kunci. Wah baru kerasa banget kalo cewek-cewek ini stamina fisiknya cupu 😦 Jarang olahraga heuuu. Kami tim yang pertama nyampe lho. Terus selanjutnya tujuan kedua adalah museum Pos di daerah dekat gedung Sate. Games-nya semacam TTS yang jawabannya didalam museum. Seru loh.

ki-ka: Ilma, Nonop, Nina, Anur. Dewi yang motoin 😛

Habis itu dengan gambling kami menuju ke Braga. Eh ternyata beurntung banget, tujuan selanjutnya emang Braga. Di Braga kami harus nyari lukisan dan bikin sketsanya. Errr, kagak ada yang bisa gambar 😆 Ini foto pas kami mau ke mobil di Braga.

Selanjutnya nih yang paling jauh. ke museum Sri Baduga di Tegallega. Macetnya ampun. Sampai sana peserta lain udah pada sampai sih. Games-nya ada pertanyaan gitu, jawabannya bisa dicari di museum. Nah kali ini Dewi ikut foto:

Dari situ ada waktu buat istirahat siang dan kami memutuskan buat ke alun-alun, sekali lagi gambling saudara-saudara. Dan beruntung lagi, karena spot selanjutnya memang alun-alun. Games disana adalah disuruh foto kedua menara masjid agung bersama salah satu anggota tim. Dan cari lambang Geopoint di lapangan alun-alun. Ini fotonya:

Terakhir, tempat tujuannya adalah Babakan Siliwangi, dekat Sabuga. Kami mampir dulu ke Gedung Sate buat foto, buat poin bonus. Di Baksil games-nya adalah ukur luas bidang. Setelah beres kami ke titik finish di kampus, di CC Timur. Berhubung pengumuman masih lama, kami ke masjid Salman buat… bobok 😛 capek bok!

Akhirnya nggak menang sih. Tapi seru abis. Menyenangkan sekali sama teman-teman bermain, bercerita, belajar, bertualang, dan sebut saja sahabat-sahabat ini 😀 Udah lama juga sih nggak melakukan sesuatu atau sekedar jalan-jalan atau bahkan makan berlima lengkap begini :mrgreen: Terus dari 6 tempat tujuan itu, yang 3 aku belum pernah sama sekali. Jadi lumayanlah dalam sehari bisa ke banyak tempat begitu. Nggak sekedar wacana 😛 Oya pas di CC Timur kau sempat foto sama maskotnya, Gegep:

All photos are taken by Dewi Rakhmawati with her DSLR 😀

P.S. Setelah liat hasil skornya, ternyata kalahnya murni karena fisik dan nggak bisa gambar, hahaha. Jeblok di pos yang fisik dan gambar 😛

Advertisements

Senin tanggal 19 Desember kemarin resminya hari terakhir UAS semester ganjil di kampus gajah duduk. Kalo di prodiku sih hari Selasa masih ada seminar kemajuan penelitian. Tapi intinya kegiatan resmi belajar mengajar alias jadwal perkuliahan sudah tidak ada. Jadilah kampus sepi, jauh lebih sepi daripada biasanya. Kantin-kantin dalam kampus pun tutup, setauku cuma kantin delivery “Mie TI” yang buka. Omong-omong kenapa disebut Mie TI? Karena dulunya dia cuma jualan mie ayam baso. Dan letaknya di dekat prodi Teknik Industri. Tapi sekarang jual masakan macem-macem yang hampir semuanya seharga 8000. Kalau lagi lapar tapi mager, para penghuni kampus bagian barat-belakang biasanya pesan makanan di situ. Tinggal bilang waktu mas-masnya ngambilin piring kotor atau SMS atau telepon, makanan akan diantar, tak peduli walau badai menghadang 😆 Neng Anissa di postingan ini tuh lagi makan dari pesen “Mie TI”

Nah kemarin aku iseng-iseng jalan keliling kampus yang sepi itu. Terus karena kebetulan bawa kamera, jadi foto-foto deh. Fotonya biasa aja sih, bukan penggemar fotografi dan kameranya juga bukan DSLR 😛 Ada sedikit pengeditan pada foto-foto berikut.

Itu namanya kantin kebab, jualan kebab, burger, sandwich gitu. Tempatnya di Labtek VI, dekat prodi Biologi. Ada makanan kecil dan minuman kemasan juga. Biasanya jadi menu makan siang kalo lagi buru-buru.

Kalo yang ini Labtek VI (tempatnya Teknik Fisika dan Teknik Kelautan), difoto dari Labtek XI.

Meja-meja dan kursi yang ditumpuk diatasnya itu adalah Kantin Borju di Labtek V. Kantin ini menyediakan menu yang relatif sehat tapi mahal dibanding kantin-kantin lain. Kalo dari prodiku, kantin ini asyik karena ada jalur anti hujannya. Jadi kalau hujan badai biasanya makan disini.

Dua foto diatas diambil dari tengah kampus, di dekat titik gema, dekat DPR (di bawah pohon rindang). Yang atas fotonya ke arah bagian depan kampus, ada tugu Soekarno dan kolam Indonesia Tenggelam. Yang bawah ke arah belakang kampus. Sebelah kanan foto ada gedung PLN (yang lebih dekat, terlihat atapnya seuprit) dan gedung Comlabs. Sebelah kiri ada gedung TVST (yang lebih dekat), dan gedung Oktagon.

Nah dari foto-foto diatas kelihatan kan kalau kampusnya cukup sepi? Ya sebenernya masih banyak orang sih, mislanya yang lagi ada kegiatan atau para swasta (mahasiswa tingkat akhir) berusaha menyelesaikan tugas akhir. Semangat deh 😀