Le Voyage de la Vie

Archive for February 2012

Lama-lama jadi blog kuliner ini πŸ˜†

Yak, destinasi kali ini namanya Nanny’s Pavillion. Malem minggu kemarin ada teman sekelasku SMA yang lagi ke Bandung, Murni alias Muncha alias Munk Munk πŸ˜€ Dia sama keluarga, ada acara nikahan gitu hari Minggunya. Nah Sabtu malem kami (aku, Al, Enggar, Gio, dan Uke) mengunjungi tempat nginepnya di daerah Ciumbuleuit. Terus kami jajan di Nanny’s. Nanny’s ini menu utamanya pancake. Ada yang pake es krim dan ada yang hot pancake pake sosis lalala gitu. Ada menu lain juga sih kayak pasta dan nasi entah apa namanya lupa. Bisa milih mau pake pancake atau waffle. Kemarin aku pesan menu super unyu, pancake stroberi yang pancake-nya bentuk hati 😳

Fotonya jelek sih, cuma pake kamera HP. Habis tidak berencana akan berfoto-foto. Ini menu-menu lain yang dipesan anak-anak.

Oya Nanny’s yang kami kunjungi ini tempatnya di Jalan Setiabudi. Tempatnya masih cukup baru dan aku baru pertama kemarin ke situ. Ada satu tempat lagi di Jalan Riau, nah kalo yang itu aku pernah dua atau tiga kali gitu kesana. Selain makanannya, interior tempat ini juga lucu, asyik buat foto-foto. Beneran deh kalo tau mau ke sini kemarin bawa kamera 😦 Secara keseluruhan, aku merekomendasikan tempat ini. Mau rame-rame bareng teman, keluarga, atau yang lain asyik kok πŸ˜€

Yak, kembali lagi dengan seri kuliner Bandung πŸ˜€

Setelah makanan berjenis daging nan berlemak dan lezat, tempat kali ini sesuai namanya menyediakan menu Jepang. Dan seperti cerita sebelumya, acara makan kali ini juga merupakan bagian dari kegiatan akademik πŸ™„ Jadi ya demikian memang, dalam masa jungkir balik akademik, ga akan wisata kuliner kalau nggak sambil bikin tugas atau belajar. Kalau dalam kesempatan ini, aku bertiga sama teman sekelompok Manajemen Proyek, Novita dan Ilma mengerjakan tugas rancangan proyek. Dimana proyek kami adalah wedding organizer 😳 Eh ngomong-ngomog, salah satu hasil dari tugas ini adalah waktu untuk mempersiapkan acara resepsi pernikahan lengkap itu kurang lebih satu tahun lho πŸ˜›

Oke kembali ke cerita tentang tempat makan, kami waktu itu mau makan sambil mengerjakan tugasnya. Jadi butuh tempat yang cukup terang dan ada colokan listrik. Setelah tanya sana-sini, si mbak kamar sebelah, Risa, menjawab via SMS kalau di Tokyo Connection enak. Tempatnya di jalan Progo, di deretan Kopi Progo, Gigglebox, Hummingbird situ. Pilihan menunya ada ramen dengan level kepedasan tertentu, teriyaki, dan makanan Jepang lain, juga ada pancake dna sebangsanya. Aku pesan ramen, sementara dua bocah lain pesan beefΒ teriyaki. Ya pokoknya pesan yang di daftar menunya ada jempol alias recommendedΒ πŸ˜›

Pas ramennya datang, whoa kaget aku 😯 mangkoknya tuh segede wajan deh kayaknya. Diameternya sekitar 25 cm kali, pokoknya heboh gitu deh. Yang sampai sendoknya bakal tenggelam kalau dibiarkan nggak dipegangi πŸ˜† Enak sih, yang beef teriyaki juga enak. Minumnya ada macam-macam jus, aku pilih jus jambu biji. Enak. Tempatnya juga oke, sayangnya kalau colokan listrik memang ada tapi jumlahnya kurang. Hmm, secara keseluruhan, dari skala 0-5, Tokyo Connection aku kasih hmmm… 4 deh πŸ˜€